Tujuan Pembelajaran
  • Peserta didik mampu mengkonfigurasikan unsur baik dengan konfigurasi kulit ataupun subkulit
  • Peserta didik mampu memahami hubungan antara konfigurasi elektron dengan letak unsur dalam tabel periodik.
Penyelesaian

Nomor atom suatu unsur menyatakan jumlah proton yang terdapat dalam inti atom. Atom yang bersifat netral memiliki jumlah proton (muatan positif) dalam atom sama dengan jumlah elektron (muatan negatif). Oleh karena itu, nomor atom juga menyatakan jumlah elektron yang terdapat dalam atomnya. Untuk menentukan jumlah netron (n) digunakan persamaan : n = A - Z Nomor massa suatu unsur menyatakan jumlah proton dan netron yang terdapat dalam inti atomnya.

Nomor massa suatu unsur menyatakan jumlah proton dan netron yang terdapat dalam inti atomnya.

X : Lambang unsur
A : Nomor massa = jumlah proton (p) + jumlah netron (n)
Z : Nomor atom = jumlah proton (p) = jumlah elektron (e)
  1. Konfigurasi dari unsur 20Ca adalah sebagai berikut :

    Unsur Ca memiliki no. atom sebanyak 20, hal ini dikarenakan no. atom dilambangkan dengan Z.

    • Kulit K : maksimum 2 elektron, terisi penuh K = 2.
    • Kulit L : maksimum 8 elektron, terisi penuh L = 8.
    • Kulit M : maksimum 18 elektron, karena sisa elektron 10 (tidak cukup), maka diisi dengan elektron sebanyak kulit sebelumnya yaitu M sebanyak 8.
    • Kulit N : maksimum 32 elektron, karena sisa elektron 2 (kurang dari 8), maka langsung diisikan N = 2.
    • Elektron valensinya = 2, karena karena elektronnya tersisa 2. Maka Elektron valensi = 2.
    • Jumlah kulit = 4, karena kulit terakhir berada pada kulit N.

    Konfigurasi elektron untuk unsur 20Ca adalah 2 8 8 2.

    1. Unsur O dengan no. atom 8 (Z = 8)
      • Kulit K : maksimum 2 elektron, terisi penuh K = 2.
      • Kulit L : maksimum 8 elekron, karena sisa elektron 6 (kurang dari 8) maka langsung diisikan L = 6.
      • Elektron valensi (ev) = 6, karena sisa elektronnya ada 6.
      • Jumlah kulit = 2, karena kulit terakhir berada pada kulit L.

      Konfigurasi elekron untuk unsur 8O adalah 2 6.

    2. Unsur P dengan no. atom 15 (Z = 15).
      • Kulit K : maksimum 2 elektron, terisi penuh K = 2.
      • Kulit L : maksimum 8 elektron, terisi penuh L = 8.
      • Kulit M : maksimum 18 elektron, karena sisa elektron 5 (kurang dari 18) maka langsung diisikan M = 5.
      • Elektron valensi (ev) = 5, karena sisa elektronnya ada 5.
      • Jumlah kulit = 3, karena kulit terakhirnya berada pada kulit M.

      Konfigurasi elektron untuk unsur 15P adalah 2 8 5.

  2. Kelemahan aturan konfigurasi K, L, M, N tidak dapat digunakan untuk menentukan golongan A atau B, hanya bisa menentukan nomor golongan. Contoh : konfigurasi elektron Ca : 2 8 8 2 mempunyai ev = 2, berarti terletak pada golongan II (bisa IIA atau IIB).

Apersepsi

Apakah yang ada di pikiran kalian waktu mendengar kata “Kimia”? Apakah cairan warna warni? Kebanyakan orang pasti berpikiran seperti itu. Ada warna ungu, hijau, biru, dan warna-warna lainnya. Pernahkah kalian melihat kembang api yang dibakar? Coba perhatikan video dibawah ini! Warna yang dihasilkan bagus bukan? Kembang api yang dibakar berhubungan dengan kimia.

Pada saat kembang api dibakar disitulah terjadi reaksi kimia. Apakah semua hal yang berhubungan dengan kimia selalu menghasilkan warna warni? Jawabnya adalah tidak. Tidak semua zat punya warna-warna menarik. Zat-zat yang mempunyai konfigurasi elektron dan orbital tertentu saja yang akan mempunyai warna-warna menarik. Wow, apa itu konfigurasi elektron? Berikut akan dijelaskan secara terperinci.