Rangkuman

  • Perkembangan tabel periodik
    1. Antoine Lavoisier mengelompokkan unsur-unsur menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok gas, tanah, logam, dan nonlogam.
    2. Johann Wolfgang Dobereiner mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa dan kesamaan sifatnya.
    3. John Newlands mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom. Kelompok unsur-unsur yang mirip terulang setiap 8 unsur. Pengelompokkan ini dikenal dengan Hukum Oktaf
    4. Dmitri Mendeleev mengelompokkan unsur-unsur ke dalam 8 kolom dan 12 baris. Unsur-unsur satu kolom dan satu baris memiliki sifat kimia yang mirip.
    5. Sistem periodik modern disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat unsur-unsur. Pada sistem periodic modern, periode menyatakan jumlah kulit, sedangkan golongan menyatakan elektron valensi.
  • Golongan merupakan kumpulan unsur-unsur yang terletak dalam satu lajur vertikal. Unsur-unsur segolongan memiliki kemiripan sifat kimia.
  • Periode merupakan kumpulan unsur-unsur yang terletak dalam satu lajur horizontal. Unsur-unsur dalam periode yang sama cenderung sifatnya berubah seperti dari logam menuju bukan logam (dalam sistem periodik).
  • Sifat-sifat keperiodikan unsur
    1. Jari-jari atom
      • Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom, jari-jari makin kecil.
      • Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom, jari-jari makin besar
    2. Energi potensial/Energi ionisasi
      • Dalam satu periode, dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin besar.
      • Dalam satu golongan, dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin kecil.
    3. Afinitas elektron
      • Dalam satu periode, dengan bertambahnya nomor atom, harga afinitas elektron cenderung bertambah besar.
      • Dalam satu golongan, dengan bertambahnya nomor atom, harga afinitas elektron atom cenderung semakin kecil.
    4. Keelektronegatifan/Elektronegativitas
      • Dalam satu periode dari kiri ke kanan keelektronegatifan/elektronegativitas semakin besar.
      • Dalam satu golongan dari atas ke bawah keelektronegatifan/elektronegativitas semakin kecil.
  • Elektron valensi adalah elektron pada kulit terluar.
  • Kulit valensi adalah kulit yang digunakan untuk menghitung elektron valensi.
  • Blok adalah letak subkulit dari elektron valensi.